Pages - Menu

Wednesday, September 21, 2016

Jangan Jatuh


Hari ini,saya membawa 1 kelas saya ke taman. Sebagai 'reward' kerana mereka siap homework yang saya beri. Hmmm,saya sebenarnya memang jaraaaang sangat bawa mereka ke taman melainkan pada waktu P.E (physical exercise).

 Saja hari ini saya bawa mereka ke taman tetapi hanya untuk yang siap homework dan bawa buku sahaja. Yang tertinggal atau tak siap memang kena tinggal dalam kelas lah jawabnya. Memang pantang betul saya bila ada student yang tak bawa buku atau tak siap homework TANPA alasan yang kukuh. 

Ok. Sambung kepada isu yang asal,heee.

Sewaktu di taman,saya perhatikan anak-anak saya seronok sangat bermain.  Mereka ini tahu je peraturan yang saya tetapkan bila nak bermain di taman,tapi biasalah kan,budak-budak. Mana yang tak berlari-lari kan.. 

Awalnya pada waktu mereka bermain "monkey bar" saya banyak kali berkata :

"Nanti jatuh..nanti jatuh..nanti jatuh"

Tapi bila dah banyak kali cakap, lama-lama saya diam. Tiba-tiba muncul awan atas kepala saya yang mengingatkan saya tentang sesuatu. (Ok,awan tu tipu je,kihkihkih)

Kemudian,saya terus mengubah ucapan saya kepada anak-anak saya :

"Boys,hati-hati."

Instead of saya asyik bercakap "jangan,nanti jatuh" lebih baik saya tukar ucapan saya kepada "berhati-hati".

Kata -kata itu satu doa kan. Kalau saya asyik sebut nanti jatuh,nanti tak pasal-pasal jatuh betul-betul anak-anak saya. Lebih baik saya pesan supaya lebih berhati-hati. Hmm,macam saya cakap sebelum ini,budak mana yang tak berlari kan,pergi mana-mana pun berlari. Inikan pula pergi taman.

At some point,saya rasa,kita selalu terlepas pandang hal ini. Kan? Kan?

Mungkin dah sampai masa kita tukar sikit cara percakapan kita.


Tc Hidayah
1 Ibnu Rusyd
11.47am

No comments:

Post a Comment